Posts

Showing posts from 2014

Eternal yet Classical Stupidity

Terkadang, berbuat bodoh adalah satu-satunya jalan yang dapat kita lihat untuk lari dari rutinitas yang membosankan. Terkadang, semua orang lelah melakukan hal-hal yang dianggap pantas dan mulai menyukai hal-hal baru yang bodoh walaupun mereka tahu itu akan menjadi perbuatan terbodoh yang mereka lakukan (dan yang mungkin akan mereka sesali). Tapi terkadang, mereka yang menertawakan orang lain karena perbuatan bodoh mereka pun sebenarnya sedang melakukan hal yang sama..... lebih parahnya lagi, mereka tidak sadar bahwa mereka sedang dibodohi oleh orang-orang yang justru  mereka anggap bodoh. Hidup memang seperti itu. Kita yang tertawa atas orang lain sering tidak sadar bahwa kita pun sedang ditertawakan. Dunia memang kejam. Dan penuh dengan kebodohan. Tetapi ingat, Tuhan selalu lebih pintar dari segalanya. Jangan pernah menertawakan Tuhan karena pada saat itu terjadi, Tuhan bisa jadi sedang menertawakanmu. Hati-hati, karena setelah itu Tuhan mungkin telah menyiapkan rencan...

-

The fact that I, at times, am freaking more lazy than many people I know really, really, really annoys me. Literally.

Kita dan Tuhan

Terkadang saya berpikir, betapa mudah kita menuhankan suatu hal yang sifatnya duniawi----ya, selain Tuhan. Lisan kita mungkin akan menjawab--bila ditanya--bahwa ya, Tuhan kita adalah Dia Sang Pencipta. Tapi pada kenyataannya, seberapa jauh kita berusaha  untuk menuhankan Tuhan? Orang (yang mengaku) islam pasti berkata ''Allah lah Tuhan kami'' Tapi mengapa panggilan Allah sering kalah dengan suara notifikasi media sosial atau suara dering telepon genggam? Jangan salah sangka. Saya beragama Islam. Mungkin (dan sepertinya memang), saya bukanlah seorang muslimah yang taat. Saya sadar akan hal itu. Tapi saya sedikit banyak tahu hukum Islam dan saya tahu benar bahwa dalam hadits nabi berkali-kali ditekankan, wahai manusia, takutlah kalian pada Allah dan taatlah kepada-Nya . Tapi saya pun menyadari sepenuhnya bahwa 'usaha' saya untuk takut pada Tuhan masih sangat, sangat, sangat kurang. Sekali lagi jangan salah sangka. Saya tidak bermaksud sombong dengan ...

Gift

Believe it or not, I actually have a certain fondness in writings and I think I, once, had some nice skill in it. But it was loooong loooooong ago when I was like eight and still fresh-minded. I wrote a few storiettes but sadly none was actually finished. Nah, at that time I was such a great-starter, not a finisher.  Tapi sekarang, setelah ikut talkshow kepenulisan bareng benzbara dan raditya dika, tiba-tiba aku jadi kepikiran, oiya ya. Kenapa aku nggak nulis-nulis lagi? Padahal nulis tuh rasanya asiiik banget. Damai gitu. Alhamdulillah, aku udah bisa menghasilkan sebuah cerpen yang ehm, kalo dipikir-pikir ternyata mayan menye juga haha. Walaupun cuma kepikiran endingnya, tapi mendinglah daripada nggak ada karya sama sekali. Here we go. Kami bertatapan. ''...bolehkah aku memelukmu sekali saja?''   ''.......''   ''sekali saja. Setelah itu nggak akan ada lagi-----'' ''ssssh. Please don't. Nggak usah. Nanti aku yan...

recovery 1.0

Akan selalu ada saat dimana kita mempertanyakan diri sendiri: siapa sebenarnya kita ? Kadang ketika saat itu tiba, kita merasa kosong namun berat. Kita merasa sedang berada di titik terendah dalam kehidupan kita. Bukan, kita bukan sedang menghadapi masalah ekonomi ---katakanlah krisis keuangan atau apa. Kita sedang menghadapi krisis kepribadian. Kita tidak puas dengan apa yang kita raih saat ini, kita tidak puas dengan pandangan orang lain tentang diri kita, dan kita bahkan sudah tidak bisa lagi mengenali diri sendiri. Dan saat itu pula kita mempertanyakan siapa sebenarnya diri kita dan sebenarnya kita ingin menjadi sosok seperti apa . Dan saat itu kita juga bertanya-tanya, mengapa pendapat orang lain tentang diri kita jauh berbeda dengan sosok diri kita yang (kita pikir) kita kenal selama ini? Apa yang salah dengan kita? Dan sebenarnya, apakah itu hal yang salah? Kadang ketika saat itu tiba, kita masih bisa mengangkat dagu tinggi-tinggi sambil berkata, 'tidak ada yang sala...

Just some Random Thoughts

Image
Ini H-1 Ujian Tengah Semester Ganjil tahun ke-2. I know I should be more serious but uhh it's not everyday some random thoughts appear to you. And now it happened to me. Well basically I'm gonna talk about something I don't actually know about. Love . What is love? Love is poison love is something you firstly think about when you wake up and something you think lastly right before you sleep.  Itu kata orang. Kalo kataku, love is something that will (and should) only come after marriage. Love is a something that appear after a man a a woman is bound by a sacred ceremonial called marriage. Because love is NOT a promise; marriage is. Kalo dalam bahasaku,  ''Kamu jadi pasangan aku bukan karena aku cinta kamu. Aku cinta kamu karena Tuhan menentukan kamu yang jadi pasangan hidup aku.'' Karena pernikahan adalah satu-satunya alasan kenapa kamu tahu kalau dialah yang harus jadi ayah untuk anak-anakmu, alasan kenapa kamu mau bangun pagi-pagi untuk masakin...

Don't Make Promises You Cannot Keep

Image
Image
''The more I liked you, the more I wanted to stay in the 'us' one''--Zoe to Billy in Jane by Design .

Someday, we'll never have to say goodbye again.

Sementara semua orang sedang jatuh cinta sama lagu All of Me nya John Legend, aku malah lagi menggandrungi lagu dia yang Someday, yang jadi Original Soundtrack August Rush. Nadanya enak didenger, artinya dalem, mengena, dan sedikit menusuk. Hmmm aku sih nggak menyarankan kalian untuk mengunduh lagu itu karena bakal melanggar hak cipta hahaha tapi pokoknya kalian HARUS segera punya dan ndengerin itu. Okay ? ;) "Someday" As days go by  and fade to nights I still question  why you left I wonder how it didn’t work out but now you’re gone and memories all I have for now but no it’s not over we’ll get older we’ll get over we’ll live to see the day that I hope for come back to me I still believe that we’ll get it right again we’ll come back to life again we won’t say another goodbye again you’ll live forever with me someday, someday we’ll be together someday, someday we’ll be together I heard someday might be today mysteries of dest...

A Letter to Everyone

Lately I was just wondering, if I have the chance to meet everyone in this world directly face-to-face, or either do I have that kinda ability to look through one's personality and hear what do they think about life and its whole intricate imbroglio , for example; it would be freaking awesome and all I want to do is just to ask them some question which answers would surely be peculiar--every single one could probably have some distinctive reprisal way possible from anyone else's. The initial inquiry would be ' what is the meaning of life? ' Well then, Siri's shitty answers would be ' I can't say answer that now, but give me some time to write a very long play in which nothing happens '. The second one would slightly be like an enigma, ' what is the earnest volition of Life itself and what's yours for real? ' And then it come to be such common conundrums like, ' what do you actually want in this Life of yours and why? ' ' w...

#CowokKerenItu

Cowok keren itu.... ...bukan cowok di atas motor sport dengan seorang cewek memeluk dia dari belakang.... ..tapi cowok yang dengan senang hati nemenin saudara/ibunya belanja, walaupun itu artinya dia mendadak harus jadi kuli angkut pasar ataupun supermarket. Bukan juga cowok yang mengendarai motornya di tengah hujan dengan kecepatan yang sanggup bikin seseorang marah-marah karena kecipratan genangan air hujan.... ...tapi cowok yang dengan gentle -nya memelankan laju motornya tiap ada genangan air karena dia tau itu sama sekali nggak bikin dia jadi terlihat 'jantan' ataupun 'lebih laki' di mata siapapun. Bukan pula cowok yang berpandangan bahwa cowok jantan itu cowok yang merokok ataupun nge- drugs.. .. ...tapi cowok yang berprinsip 'aku akan jadi kepala keluarga; aku nggak boleh ngasih contoh yang nggak baik untuk anak-anakku nanti'. Dan bukan cowok dengan sederet rekor  highscore di game-game yang sedang hits  sehingga cowok-cowok lain kagum s...
Bukan apa-apa, tapi aku cuma capek. Iya, capek lahir-batin.

Anterior Satu

Summer has come. Diana berlari kecil di antara pepohonan yang merayu setiap orang untuk, katakanlah, berteduh sejenak dari gempuran hujan yang luruh mengguntur. Ini bagus, karena tidak akan ada yang tahu betapa sungai kecil telah mengalir di bawah kantung matanya. Dia berlari terus, terus, dan berhenti tepat di bawah pohon yang paling besar. Bukan, dia bukannya lelah . Dia hanya tidak tahu lagi cara lari dari kenyataan. *** Kemarin Rio mengajaknya pergi ke suatu tempat. Tapi dia tidak menjawabnya--' ya ' tidak, ' tidak ' pun tidak. Padahal Diana tahu, kemana lagi Rio mengajaknya pergi kalau bukan ke tempat itu, di mana Rio memperdengarkan senandungnya untuk Diana seorang. Tiga tahun sinar itu bertahan di dadaku Dua tahun aku menyangkalnya. Tetapi satu saja alasan yang membuatnya tetap tinggal di celah hatiku: engkau.   Waktu itu Diana hanya bisa membisu. Tidak ada kembang api, tidak ada letupan kebahagiaan. Dia memejam, tolong. Hentikan ini.  Tapi semu...

It's Time For Movies! #3

Well, currently I kinda feel upset because only a few days ago I had just published 2 posts and suddenly a friend told me I shoudn't have posted the last one and it's just like, "uh, okay" so I decided to delete that post but unfortunately, I also deleted the other one! Oh crap, I just loved it; I wrote about my favorite upcoming-movie Maleficent and its soundtrack by Lana Del Rey. And to be honest I hate the well-you-just-gotta-work-that-on-again-it's-not-that-hard thingy hell yea it was my almost-masterpiece and I can't just write it all over again! You know we can't regain something as perfect as it was on the first place, can we? You guys knew that better I bet. Speaking about 'masterpiece I just loved' stuff, I remember that I actually have a list of movies I'd never regret to watch and watch over again. But before you read it I have to tell y'all not to notice the order because it doesn't always mean priority of my selection. ...

A Personality Test

Image
I have just opened my facebook account and saw this post from Connection To Creative on my home page. Well I choose the tenth door and guess what I found the explanation of my personality-related to the choice I have chosen-is almost exact the same way possible as the real I am. They said, " You are one who truly appreciates stability and wholeness. You are a reliable person that takes pride in their love of quality and detail. Some might say “cookie cutter”, but you say dependable! You always know what you are getting because you have checked the consumer reports. You love safety and security in all parts of your life . You prefer not to have anything frivolous or extra, if you can’t see the use for it. Chances are you have some sort of creative side that you have curbed in some way. You might love scrap-booking, music or art; yet would never try to make it your career. You feel your problems are your own and nobody needs to be burdened with them . Just keep in ...

Wrecking Miley Cyrus?

I came in like a wrecking ball I never hit so hard in love all I wanted is to break your walls All you ever did was wreck me, yeah you, you wreck me.                                            Wrecking Ball  by Miley Cyrus Well, the (music video of the) song made tons of controversy but I think despite Miley's nude performance in the music video, the track's somehow very powerful though.  I never meant to start a war I just wanted you to let me in .. The lyric reveals so many thing about her feelings--well the track came right after she broke with his boyfriend Liam Hemsworth, didn't it? I think she just wanted to be listened--everybody does, yes. But hence she was Disney's darling she has had to do so many stuffs she probably had tired with, and now she's willing to show her real personality. Well, she's now about 20 years old and on that age,...

FYI Aja Sih

Sometimes the so-called-angel you know is the (almost) worst of all. 

Everything is Sooner or Later Going to End

Diam. Ricau-racau kendaraan berlalu-lalang suara derik roda kemana-mana pupuskan desah gelisah angin bersurai palsu. Lompatan energi terlempar pada lontaran samurai berlantun irama.... kadang, sering, selalu--setinggi-tinggi tangga melodi; diam lagi. Buncah gelombang kesakitan yang ingin cepat-cepat lewat lagi, lewat lagi. Deringan jejari roda pada sumbu ketergesaan untuk mencapai titik kejenuhan, lamat, lamat; diam lagi, lagi-lagi diam, Kali ini pelan, angin bersurai mendesah bersiul lalu dilangkahi dengan tabrakan oleh mesin pembawa badan berbadan lewat lagi, lewat lagi-lagi. Ada juga yang lalu-lalang bolak-balik. Ada pula yang tanpa tujuan, berandil kebisingan, lewat lagi, lewat lagi, lalu diam, lagi dan lagi. Semua memang fana.

Eat That, Counterfeit Fans. Eat That.

Image
Faktor-Faktor Tenggelamnya Manchester United Saat Rafael berjalan untuk menendang penalty terakhir Manchester United dini hari tadi, para fans menahan napas dan hasilnya adalah apa yang berulang kali sudah dialami orang-orang yang (katanya) berjumlah paling banyak di dunia ini: Mimpi Buruk. Manchester United tersingkir dari semifinal Capital One Cup dan harus mengubur dalam-dalam peluang untuk menyelamatkan musim mereka dengan setidaknya satu gelar (Masih ada Liga Champions dan EPL… But. Well. Let’s be realistic). David Moyes pun kembali lagi menjadi sasaran empuk. Baik dari fans United sendiri ataupun dari pihak lain. Kebiasaannya “membantu” klub lain menciptakan rekor di halaman belakang rumah sendiri menjadi sebuah trend yang terus bertahan. Namun, apakah terjerembabnya United di musim ini murni kesalahan Moyes? Tidak juga. Ada beberapa hal yang ikut berpartisipasi menghilangkan kemampuan hebat tim yang sukses meraih juara EPL musim lalu ini –dengan beberapa match ter...

#MataMU

Image
Welcome, welcome. Old Trafford is now your home. Image source Image source

What a Joke

Bukan salah embun yang terjatuh hingga kesenangan hari terhancurkan nyata-nyata Bukan salah setitik debu melekat dekat hingga protes terdengar memeluk daun telinga kuat-kuat. Apalah kuasa sebiji tanah, digenggam tangan pada lengan pemberontak sejati toh medan magnet juga tak mau mendekapnya erat-erat buncahan energi asing daripada genggaman yang di luar, yang di dalam sedikit-sedikit dia jatuh, sedikit-sedikit gampang sekali semua tertawa. Entah lah setitik duka di bawah kaki merundung nyawa seperempat habis tak tertahankan kuasa apa kuasa angkara sudah kecil masih ditekan tak sempat lagi bermuram durja, nafas habis ditelan maut tertawa. Bukankah hebat segelintir dosa dalam tusukan tombak pemecah ikatan di antara lontaran kekuatan dari raga terpelintir jika saja kesadaran datang merusak keinginan durjana daun pilu melayang terbang menguar bebas terbersit kekalahan dalam setiap inci kenikmatan lama-lama habis lama-lama mudah sekali semua tertawa. Bukan salah k...

Anger here, anger there. Anger now, anger then.

Emosi membuncah beraduk-aduk bersama pilu kesinisan yang tiada bayang, tiada akhir, menjadi kemarahan..... ...lalu bagaimana jika kemarahan dilangkahi secara kurang ajar oleh waktu? Bolehkah ia memburu haknya meskipun dalam diam? Dalam senyap kadang ia memandang jauh ke arah langit, meminta pertolongan, membelakangi kesenduannya sendiri untuk dihargai dalam riak gelombang. 'Tentu akan hebat', dia memprotes; jeritnya tertahan, terjepit di antara kegilaan untuk membalaskan dendam kepada kabut yang menutupi sempitnya akal. Tentu... sorak sorai, applause yang meriah, semuanya bisa saja ia dapatkan . Dengan nafas memburu dia mengetuk dan menggedor pertahanan iman. Tetapi habis sudah ia terlampaui kembali oleh dentangan bel, dipukul jarum jam bertalu-talu......waktu untuk kemarahan sudah kerontang. Habis sudah dia dalam kemenangan sejati.

To Fight and Strive Together

Hari ini sungguh melelahkan. Lari-lari, naik-turun tangga, menghadap bos karyawan akademik, ditegur wakil dekan, bertemu dosen pembimbing, fotokopi ini-itu, ramai-ramai mengantri di loket pembayaran transfer, bertemu teman-teman, sahabat, dan memperjuangkan seorang kawan. Masih ingat tulisanku sebelumnya yang berjudul 'Ah, Failure'? Hari ini juga aku dihadapkan pada konsekuensi yang mewajibkan aku untuk mewujudkan komitmen. Komitmen untuk menepati janji yang kubuat sendiri. Hari ini aku melaksanakan tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa dengan jumlah kegagalan melebihi angka yang dia anggap bisa ditanggungnya. Ditambah dengan adanya tragedi kecil berujung panjang tentang kawanku yang tidak bisa mengikuti remidi karena suatu alasan. Jadilah kami semacam laskar kecil yang membawa misi advokasi untuk memperjuangkan kawan kami yang apabila tidak berhasil maka kami akan tidak bersama-sama lagi dalam satu dan lain hal. Kami tertunduk saling merasa bersalah karena kecelakaan ...

Just a Reminder

Kalo kamu memperjuangkan akhirat mu, dunia mu pasti bakalan ikut. Tapi kalo kamu cuma ngejar hal-hal ke dunia an, nggak akan kamu dapet akhirat mu. Bahkan dunia mu juga belum tentu kamu dapetin utuh-utuh. That's the main point by now. " Janganlah kamu membesar-besarkan sesuatu yang dianggap kecil oleh Allah (urusan keduniaan); dan janganlah kamu mengecil-ngecilkan sesuatu yang dianggap besar oleh-Nya (urusan akhirat). "

Be Free

Bebaslah Terbanglah Lepaslah Pergilah Tinggalkanlah Sudahilah Pamitlah ..... Bebaslah. Be free, for you may find how far your limitation is. 

Ah, Failure

Hi there ! Saat ini kami para mahasiswa UGM, khususnya Fakultas Kedokteran Gigi, sedang dalam masa dag-dig-dug-duarr karena menunggu hasil proses perkuliahan kami di semester ganjil ini. Sebagian besar dari kami sedang ada di depan PC/Laptop/Gadget lainnya membuka portal www.akademika.ugm.ac.id demi melihat Kartu Hasil Studi kami. Sungguh kami merasa amat sangat insecure. :') Gimana dengan hasil studiku sendiri? Well, so far so good enough.  Ada nilai A, beberapa B, dan beberapa di bawahnya ( You're not actually  expecting me to mention my bad scores, are you? ). IP sementara ku masih jauh, jauh, di bawah kategori cum laude.   Tiga aja enggak .    Hehe. (///▽///) (///▽///) (///▽///) (///▽///) (///▽///) Yah, kalian boleh menuding aku bego, bodoh, kurang beruntung, apapun. Tapi satu yang mau kukasih bilang ke kalian: Yellyeah I admit it I'm doing no good on this first semester. Masih sering bolos, tugas nyontek, titip absen (kad...

Do Thank Allah

  Lain syakartum la aziidannakum walain kafatrum inna 'adzaabii lasyadiid. (QS Ibrahim: 7) "Jika kalian bersyukur maka Aku (Allah) akan menambah rizki kalian, dan jika kalian kufur, maka (ketahuilah) sesungguhnya siksaan Allah sangatlah pedih."   Do thank to Allah. Gimana caranya? Banyak. Banyak banget. Salah satunya duanya adalah dengan TIDAK MENYIA-NYIAKAN nikmat-Nya. Jadikan nikmatnya sebagai fasilitas untuk kita mendapat pahala. Coba deh, baca tuh Al Qur'an yang berdebu selagi kamu enggak pilek ataupun radang tenggorokan. Coba deh, biasain sholat sunnah selagi kamu sehat dan kuat, sebelum (naudzubillah) kamu lumpuh. Coba deh, puasa Senin-Kamis selagi kamu sehat, sebelum kamu (naudzubillah) gagal ginjal. Nggak susah kan? Itu baru nikmat sehat. Ada lagi nikmat yang mestinya bisa jadi investasi kita tapi kita sering lalai dalam menfaatkannya: nikmat kelonggaran. Ke-selo-an. Ni'mataani maghbuunun fiihimaa katsiirun minannaasi ash shihhatu walfaroog...

Hadits #1

"Wajib atas kalian untuk jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu bersamaan dengan kebaikan. Dan sesungguhnya keduanya bisa mengantarkan kalian menuju surga". "Dan takutlah pada kedustaan, karena sesungguhnya bersama kedustaan ada kedurhakaan. Dan sungguh keduanya bisa membawa kalian menuju neraka". "Dan memintalah kalian pada Allah akan keyakinan dan kewarasan. Sesungguhnya setelah keyakinan, tidak ada pemberian yang lebih baik selain kewarasan". "Dan janganlah kalian dengki, marah-marah, memutus famili, serta saling membelakangi dengan yang lain. Dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara, seperti yang telah Allah perintahkan". - HR Ahmad, Abkhar (Adab), dan Ibnu Majah 

Man, Social Animal

There is no man on earth who is able to live alone by himself. Even prophets can not either. That severe datum leads us to a compulsion for us to make relationship with others and get into societies. Societies in which we establish ourselves and start gaining self-esteem and also, little by little, fulfilling the need of self-actualization. Well, that's what we live for. "Man is by nature a social animal; an indiviual who is unsocial naturally and not accidentally is either beneath our notice or more than human. Society is something that precedes the individual. Anyone who either cannot lead the common life or is so-self sufficient as not to need to, and therefore does not partake of society, is either a beast or a god." - Aristotle

For You, Moody Person

Image
Emang ya, kalo kita lagi bahagia itu, semuanya mendadak jadi terasa menyenangkan. Nggak yang biasanya nyebelin, nggak yang biasanya membencikan , semuanya jadi nyenengin. Everything is suddenly fine, no matter how. Masalahnya adalah, bagi orang yang punya sifat moody sebagai kelemahannya, hal yang aku tulis di atas bakalan jadi sia-sia kalau dia nggak mampu mempertahankan kebahagiaannya sendiri. Maksudku, kalau dia nggak bisa menjaga mood -nya sendiri. Kebahagiaan dalam sehari bisa aja hancur lebur hanya karena suatu hal remeh temeh binti nggak jelas yang (seharusnya) nggak boleh jadi alasan. Tiba-tiba marah sama semua orang. Tiba-tiba mukanya ditekuk. Tiba-tiba kelakuannya jadi nyebelin. Tiba-tiba, tiba-tiba. Hanya karena tiba-tiba punya firasat buruk tentang praktikum, misalnya. Hanya karena tiba-tiba liat sesuatu yang nggak sesuai order -nya. Hanya karena nilai yang nggak sesuai dengan harapan. Hanya karena SATU alasan nggak penting. Ha...

Inequity Part 2 - Quotes

Image
Image source Untuk menguatkan post -ku yang ini , aku masang beberapa quote  untuk kalian. Semoga mengena. :) Image source Image source Image source Image source Regards,  Nada.

Iniquity

Image
"Dont judge a book by its cover". Itu pepatah yang sangat amat sangat populer. Semua orang pasti pernah denger. Tetapi yang ingin aku omongin di sini adalah, bahwa pepatah itu nggak cuma bener tapi bener banget dan dalem luar biasa . Kenapa? Well , beberapa tahun belakangan ini, aku bener-bener menghayati apa yang dimaksud dengan pepatah tersebut. Mencoba mengerti, memahami, dan menerapkan pepatah tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Building a new perspective.  Perspektif yang adil, yang dapat diterapkan ke semua orang di lingkungan sekitarku. Begitu juga dengan aku sendiri. Aku jadi mulai nggak peduli sama tampilan luarku, dan mencoba membangun karakter yang lebih baik dan bermartabat. Seolah-olah aku teriak ke orang-orang, 'kamu kalo mau nge- judge  aku, deketin aku dulu.  There's a lot more in me, I assure you, that you'd never figure out until you really know me .' Begitu juga dengan saudara-saudaraku dan teman-temanku. ( Okay, we're now ge...

It's Time For Movies! #2

Image
Hi , seperti yang aku janjiin sebelumnya (sebenernya aku nggak janjiin apa-apa), akan ada lanjutan dari post ini . Well , sebenernya cuma karena di situ tertulis #1 makanya aku nulis yang #2. Soooo , kemarin (beberapa jam yang lalu sih--tapi tetep aja 'kemarin' kan?) aku habis maraton nonton film. Padahal ini masih jaman-jaman UAS untuk anak FKG UGM. Dan, yah, you know lah, aku sih ethel aja. Toh masih ada hari Minggu kan? :p *jangan ditiru ya, guys . But my friends didn't . Yah, mau gimana lagi? Hehe. Anyway , mungkin kalian heran kenapa di antara sekian judul film di atas ada satu judul yang bisa dikategorikan sebagai film lawas. Yep, that's it , 17 Again . Image source So , dulu banget, waktu aku masih, errr, SMP (atau SMA), aku udah nonton tu film. With no subtitles . Oh man , abstrak banget waktu itu. Sepanjang film aku cuma bisa bengong . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ...