Posts

Showing posts from November, 2014

Eternal yet Classical Stupidity

Terkadang, berbuat bodoh adalah satu-satunya jalan yang dapat kita lihat untuk lari dari rutinitas yang membosankan. Terkadang, semua orang lelah melakukan hal-hal yang dianggap pantas dan mulai menyukai hal-hal baru yang bodoh walaupun mereka tahu itu akan menjadi perbuatan terbodoh yang mereka lakukan (dan yang mungkin akan mereka sesali). Tapi terkadang, mereka yang menertawakan orang lain karena perbuatan bodoh mereka pun sebenarnya sedang melakukan hal yang sama..... lebih parahnya lagi, mereka tidak sadar bahwa mereka sedang dibodohi oleh orang-orang yang justru  mereka anggap bodoh. Hidup memang seperti itu. Kita yang tertawa atas orang lain sering tidak sadar bahwa kita pun sedang ditertawakan. Dunia memang kejam. Dan penuh dengan kebodohan. Tetapi ingat, Tuhan selalu lebih pintar dari segalanya. Jangan pernah menertawakan Tuhan karena pada saat itu terjadi, Tuhan bisa jadi sedang menertawakanmu. Hati-hati, karena setelah itu Tuhan mungkin telah menyiapkan rencan...

-

The fact that I, at times, am freaking more lazy than many people I know really, really, really annoys me. Literally.

Kita dan Tuhan

Terkadang saya berpikir, betapa mudah kita menuhankan suatu hal yang sifatnya duniawi----ya, selain Tuhan. Lisan kita mungkin akan menjawab--bila ditanya--bahwa ya, Tuhan kita adalah Dia Sang Pencipta. Tapi pada kenyataannya, seberapa jauh kita berusaha  untuk menuhankan Tuhan? Orang (yang mengaku) islam pasti berkata ''Allah lah Tuhan kami'' Tapi mengapa panggilan Allah sering kalah dengan suara notifikasi media sosial atau suara dering telepon genggam? Jangan salah sangka. Saya beragama Islam. Mungkin (dan sepertinya memang), saya bukanlah seorang muslimah yang taat. Saya sadar akan hal itu. Tapi saya sedikit banyak tahu hukum Islam dan saya tahu benar bahwa dalam hadits nabi berkali-kali ditekankan, wahai manusia, takutlah kalian pada Allah dan taatlah kepada-Nya . Tapi saya pun menyadari sepenuhnya bahwa 'usaha' saya untuk takut pada Tuhan masih sangat, sangat, sangat kurang. Sekali lagi jangan salah sangka. Saya tidak bermaksud sombong dengan ...