Posts

Showing posts from May, 2015

A Runaway 2.0

Menghibur diri kadang tidak ada bedanya dengan membohongi diri sendiri. Ketika kita berkata 'I'm ok, I'm alright', kita terjebak pada zona nyaman di mana hanya ada 2 pilihan di dalamnya: keluar dengan tenang lalu berusaha memperbaiki masalah, atau justru terjebak selamanya. Dan ya, kita nggak  bisa--dan nggak  boleh--selamanya bilang  'semuanya akan baik-baik saja'.

A Runaway.

Kenapa orang suka lari dari masalah? ----- Karena mereka tidak cukup berani untuk menghadapinya. Kenapa orang suka sok santai dalam menghadapi masalah? ----- Karena kadang mereka tidak sadar bahwa bahaya besar tengah mengintai mereka. Atau....... mereka sedang mencari pembenaran . Maka terpujilah orang-orang yang berani mengakui kesalahan dan mereka yan cukup berani untuk mendatangi masalah. Sleman 13 Oktober 2014 H-1 UTS Biomaterial

Untitled.

Life is merciless but it's not that hard. So get up and stop pretending like yours is the most pathetic way to live possible.

Just Some Other Random Thoughts.

Akan ada batas waktu bagi kita untuk membutuhkan orang lain untuk memotivasi diri sendiri Dan kita harus bisa bilang ''STOP'' pada diri sendiri. Karena orang yang biasa ngingetin kita nggak selalu bisa ada di sisi kita ketika kita harus dihentikan. 

(Kuliah di) UGM: Untuk Siapa?

Ketika saya pertama kali menginjakkan kaki di kampus ternama ini, saya membatin, alangkah bangganya saya. Hanya sedikit orang yang diberi kesempatan oleh yang Maha Kuasa untuk mendaftar ke Universitas Gadjah Mada dan tidak semua orang diberi cukup keberuntungan untuk diterima. Saya bangga, bangga sekali. Saya langsung membayangkan hari ketika saya lulus kemudian dilantik menjadi dokter gigi, dengan kebaya cantik dan buket bunga di tangan saya. Prestise sekali. Beberapa bulan kemudian, saya menjadi salah satu co-fasilitator PPSMB PALAPA 2014 dan di salah satu kegiatan Training of Trainer , saya dikejutkan oleh pernyataan dosen penyampai materi tentang persentase rakyat Indonesia yang cukup beruntung mengenyam pendidikan tinggi (7,2 persen [i] ), dan bahwa sesungguhnya semua mahasiswa perguruan tinggi negeri di Indonesia kuliah dengan dibiayai (sebagian atau seluruhnya) oleh rakyat melalui pajak yang mereka bayarkan [ii] . Sedikit memalukan, memang, bahwa saya baru mengetahui hal te...