Anterior Satu
Summer has come. Diana berlari kecil di antara pepohonan yang merayu setiap orang untuk, katakanlah, berteduh sejenak dari gempuran hujan yang luruh mengguntur. Ini bagus, karena tidak akan ada yang tahu betapa sungai kecil telah mengalir di bawah kantung matanya. Dia berlari terus, terus, dan berhenti tepat di bawah pohon yang paling besar. Bukan, dia bukannya lelah . Dia hanya tidak tahu lagi cara lari dari kenyataan. *** Kemarin Rio mengajaknya pergi ke suatu tempat. Tapi dia tidak menjawabnya--' ya ' tidak, ' tidak ' pun tidak. Padahal Diana tahu, kemana lagi Rio mengajaknya pergi kalau bukan ke tempat itu, di mana Rio memperdengarkan senandungnya untuk Diana seorang. Tiga tahun sinar itu bertahan di dadaku Dua tahun aku menyangkalnya. Tetapi satu saja alasan yang membuatnya tetap tinggal di celah hatiku: engkau. Waktu itu Diana hanya bisa membisu. Tidak ada kembang api, tidak ada letupan kebahagiaan. Dia memejam, tolong. Hentikan ini. Tapi semu...