Posts

Showing posts from 2015

suatu saat.

Suatu saat kau akan mengerti ketika dia meninggalkanmu untuk mendatangi tempat yang mungkin asing bagimu tanpa memberimu alasan yang cukup kuat untuk kaupahami dan tanpa basa-basi ataupun usaha untuk menenangkan hatimu Suatu saat kau akan mengerti ketika dia melambaikan tangan untuk menolak uluran tanganmu dengan wajah takut akan ledakan kekecewaan yang mungkin kau rasakan berharap dapat mengembalikan kepercayaan yang mungkin sulit kau berikan. Suatu saat kau akan mengerti ketika dia tersenyum melihatmu mengernyitkan dahi mungkin pendapatnya bertentangan dengan pola pikirmu entah seberapapun usaha yang kauberikan untuk mengolahnya dengan akalmu. Suatu saat kau akan mengerti ketika dia berhenti mencoba untuk menoleh ke arahmu hingga mungkin kau merasa seakan terhinakan oleh sikapnya hanya karena sesuatu yang sangat remeh kau kira. Suatu saat kau akan mengerti ketika dia merasa cukup dengan kata-katamu sembari tersenyum dan bersabar dia akan mengatakan suatu saat k...

2nd place

2nd place. you might see it as a form of misfortune or even a disappointment. but i didnt. in fact i barely consent. for me, to be in 2nd place is too an ultimate achievement. not that you're not accomplished to reach the best but hey, being a 2nd means being the 2nd BEST, right? you're still (among) the best(s) and it's quite an immense thing though. in a society, the 2nd person's role would be assisting and supporting the 1st, superseding him while he's unable to carry on, even the 2nd person would be expected to hold the 1st back and sustain him no matter what, when, and how. noone with no vast heart could ever do such noble things. because only forbearing ppl can hold back the insolent urge to show off, resist the vicious volition to be seen, and restrain the ferocious desire to be prominent. and without the number 2 (and so on), number 1 would never be as grand as it has been.
Kadang, hanya ketika kita sampai pada titik dimana kita menyimpulkan bahwa mengeluh pada siapapun tidak akan membantu, baru kita menyadari bahwa hanya pada Tuhan kita pantas berkeluh kesah.
Tuhan hanya memberi cobaan kepada mereka yang dianggap mampu menghadapinya. Dan cobaan Tuhan adalah bukti bahwa Tuhan sayang sm kita. It's heartbreaking (and apparently embarassing, though) you know knowing that some ppl are born with an extremely hard life, a life that we dont even dare to imagine as if we had it, a life that is way harder than most of us, yet they're tougher than us. What we know about hardships? All we know is just like a grain of sand that sticks to one of (countless) rocks. So superficial. Yet we complain.  What a hilarious irony.

'Idl Fitr Irony

Kalau dulu para sahabat nabi menangis karena akan ditinggal bulan ramadhan. Mereka menangis karena bulan ampunan sudah melambaikan tangan, bilang "selamat tinggal kawan, sampai bertemu tahun depan". Sekarang tampaknya kita justru senang bulan obral pahala ini sebentar lagi habis. Kita sibuk mempersiapkan hari raya. Mau pakai baju apa?Mau sholat dimana? Mau makan apa? Mau minta angpau kemana aja? Halal bihalal dimana? Semua tampak sibuk mengejar kesempurnaan performa di hari kemenangan. Padahal, memangnya menang? Kalau menang, menang di bagian  mananya? Di puasanya? Di khatam al quran nya? Di tarawihnya? Di zakatnya? Di tahari mengejar lailatul qodarnya? Bagian mana yang kita menangkan? Maka ketika sekarang bulan ramadhan melambaikan tangan, berkata "selamat tinggal kawan, sampai bertemu tahun depan", kita akan balas gimana? "Sampai jumpa juga tahun depan"? Memangnya tahun depan kita masih hidup? Mikir. #refleksidirisendiri

the perks of being different

What's the matter of being different? People said it matters. It matters being different because it matters being excluded. Being different means you walk against the rule, you go far beyond the path that has been carved for you. In fact being different is not always wrong. It's not about what is right and what is wrong. Someone might be different but he is still right. Maybe all he needs is just an answer...... An answer to his "why".

Free man, free will

I learn a lot today. First, we all have our own principles and styles. As long as you have the reason to do what you do and you dare to take all the resposibility, then go on. But you cant ignore people around you or even force them to do the same as you did. Despite all about religions, merits and sins and whatsoever, everyone has their own principles and style. We are all human, arent we? We sure as heaven ought to do what we are told but we have rights to choose the way we do it because men are born with free will. To bound them with strict rules is to confine their free will. To command them under illogical precepts is to defy human rights. But still, we all live under a lot of hierarchy that demand full compliances. To dare to stand against the hegemony is to resist the ethics. Whatever.

A Runaway 2.0

Menghibur diri kadang tidak ada bedanya dengan membohongi diri sendiri. Ketika kita berkata 'I'm ok, I'm alright', kita terjebak pada zona nyaman di mana hanya ada 2 pilihan di dalamnya: keluar dengan tenang lalu berusaha memperbaiki masalah, atau justru terjebak selamanya. Dan ya, kita nggak  bisa--dan nggak  boleh--selamanya bilang  'semuanya akan baik-baik saja'.

A Runaway.

Kenapa orang suka lari dari masalah? ----- Karena mereka tidak cukup berani untuk menghadapinya. Kenapa orang suka sok santai dalam menghadapi masalah? ----- Karena kadang mereka tidak sadar bahwa bahaya besar tengah mengintai mereka. Atau....... mereka sedang mencari pembenaran . Maka terpujilah orang-orang yang berani mengakui kesalahan dan mereka yan cukup berani untuk mendatangi masalah. Sleman 13 Oktober 2014 H-1 UTS Biomaterial

Untitled.

Life is merciless but it's not that hard. So get up and stop pretending like yours is the most pathetic way to live possible.

Just Some Other Random Thoughts.

Akan ada batas waktu bagi kita untuk membutuhkan orang lain untuk memotivasi diri sendiri Dan kita harus bisa bilang ''STOP'' pada diri sendiri. Karena orang yang biasa ngingetin kita nggak selalu bisa ada di sisi kita ketika kita harus dihentikan. 

(Kuliah di) UGM: Untuk Siapa?

Ketika saya pertama kali menginjakkan kaki di kampus ternama ini, saya membatin, alangkah bangganya saya. Hanya sedikit orang yang diberi kesempatan oleh yang Maha Kuasa untuk mendaftar ke Universitas Gadjah Mada dan tidak semua orang diberi cukup keberuntungan untuk diterima. Saya bangga, bangga sekali. Saya langsung membayangkan hari ketika saya lulus kemudian dilantik menjadi dokter gigi, dengan kebaya cantik dan buket bunga di tangan saya. Prestise sekali. Beberapa bulan kemudian, saya menjadi salah satu co-fasilitator PPSMB PALAPA 2014 dan di salah satu kegiatan Training of Trainer , saya dikejutkan oleh pernyataan dosen penyampai materi tentang persentase rakyat Indonesia yang cukup beruntung mengenyam pendidikan tinggi (7,2 persen [i] ), dan bahwa sesungguhnya semua mahasiswa perguruan tinggi negeri di Indonesia kuliah dengan dibiayai (sebagian atau seluruhnya) oleh rakyat melalui pajak yang mereka bayarkan [ii] . Sedikit memalukan, memang, bahwa saya baru mengetahui hal te...

Heroes Among Us

Despite the prophets, the 'holy' people, and the actual patriots who died sacrificing themselves to their beloved nation, I have never believed in any form of heroes nor heroines. People who claim themselves to be one must be really desperate or even worse: lacking some self-esteem. Moreover, if heroes actually did exist among us, there should've never been any kind of violence, robbery, or even racism. If they actually did exist, people would've had safe sleeps without being insecure of having nightmares. turns out I was wrong. I was reading the former president's feature when I finally realized this. He said, Every society needs heroes. And every society has them. The reason we don't often see them is because we don;t bother to look. Damn. It hit me so hard that I could'nt help myself but to keep reading the following sentences, speechless and astonished. I always thought we, stupid yet wanton people of the world, do not deserve heroes. And real...