curhatan konteks-tinggi
Dalam dunia kedokteran gigi, kami diajari untuk menatalaksanakan suatu permasalahan (kasus) berdasarkan diagnosis dengan menjunjung tinggi konsep patient-oriented alih-alih tooth-oriented seperti yang menjadi fenomena lazim di dunia kedokteran gigi sampai abad ketujuh belas. Kami diajari untuk melihat suatu kasus secara holistik; bahwa yang kami hadapi bukan sekadar gigi dari seorang manusia melainkan manusia yang memiliki gigi. Bahwa penyakit yang dikeluhkan pasien bisa jadi hanya merupakan manifestasi dari kondisi sistemik yang dideritanya, baik yang ia sadari maupun tidak. Dan bahwa dalam menatalaksanakan kami harus mempertimbangkan semua aspek termasuk prognosis (kemungkinan keberhasilan) dari tatalaksana itu sendiri. Dan bahwa serangkaian modifikasi perawatan bisa jadi diperlukan pada situasi tertentu, contohnya pada kondisi kehamilan atau hipertensi (tekanan darah tinggi). Saya rasa seperti itu pula caranya kita harus memandang segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Kala...