curhatan konteks-tinggi
Dalam dunia kedokteran gigi, kami diajari untuk menatalaksanakan
suatu permasalahan (kasus) berdasarkan diagnosis dengan menjunjung tinggi
konsep patient-oriented alih-alih tooth-oriented seperti yang menjadi fenomena
lazim di dunia kedokteran gigi sampai abad ketujuh belas. Kami diajari untuk
melihat suatu kasus secara holistik; bahwa yang kami hadapi bukan sekadar gigi
dari seorang manusia melainkan manusia yang memiliki gigi. Bahwa penyakit yang
dikeluhkan pasien bisa jadi hanya merupakan manifestasi dari kondisi sistemik
yang dideritanya, baik yang ia sadari maupun tidak. Dan bahwa dalam
menatalaksanakan kami harus mempertimbangkan semua aspek termasuk prognosis
(kemungkinan keberhasilan) dari tatalaksana itu sendiri. Dan bahwa serangkaian
modifikasi perawatan bisa jadi diperlukan pada situasi tertentu, contohnya pada
kondisi kehamilan atau hipertensi (tekanan darah tinggi).
Saya rasa seperti itu pula caranya kita harus memandang segala
sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Kalau pakai istilah al quran sih, segala
sesuatu pasti ada asbabun nuzulnya. Oke deh, kalau Anda tidak suka saya
meminjam apapun yang berbau agama, maka coba ingat kembali pelajaran fisika
waktu dulu Anda duduk di bangku SMA. Anda diajari bahwa bila ada aksi maka ada
reaksi kan? Yup, sabdaan Newton tersebut sebenarnya bukan hanya menjabarkan
fenomena yang berhubungan dengan fisika namun juga segala hal yang berkaitan
dengan kehidupan. Secara tidak langsung, Newton memberitahu kita bahwa apapun
yang terjadi dalam hidup ini pada dasarnya merupakan reaksi dari apa yang
pernah kita kerjakan (atau alami) dan semua tindakan yang kita lakukan nantinya
akan mendatangkan reaksi, suka atau tidak. Intinya, semua hal sebenarnya saling
berhubungan. Tidak ada yang namanya kebetulan. Apa yang Anda kerjakan saat ini
sesungguhnya merupakan hasil dari kerjaan Anda seminggu atau bahkan setahun
yang lalu. Apa yang Anda pikirkan saat ini insya Allah akan menjadi faktor
resiko kelakuan Anda di masa mendatang. Semua sudah tertulis di atas langit
sana lima puluh ribu tahun sebelum alam semesta ini diciptakan. Ah ya, saya
lupa bahwa (salah satu dari) Anda mungkin tidak demen dengan hal-hal berbau
takdir dan 'kuasa Tuhan'. Pendeknya, nasib yang Anda jalani saat ini merupakan
manifestasi dari megakonspirasi yang mengatur dunia ini dengan skenario super
rapi.
Apa korelasinya dengan kedokteran gigi?
Bila diibaratkan sebuah tubuh, permasalahan gusi mudah berdarah dan gigi cepat tanggal yang tengah Anda keluhkan (misalnya loh) saat ini bisa jadi merupakan manifestasi dari diabetes mellitus yang Anda derita selama ini. Bukan karena kebetulan Anda kemarin mengkonsumsi makanan yang keras, bukan. Tentu saja Anda bertanya-tanya, bagaimana mungkin penyakit gula seperti itu membuat gigi Anda cepat tanggal sehingga Anda harus mengunjungi dokter gigi untuk dibuatkan gigi tiruan? Tidak masuk akal, begitu Anda pikir.
Faktanya, sebuah gigi bukan hanya seupil benda yang nongol di rongga mulut Anda yang fungsinya sebatas untuk mengunyah--bisa jadi ini relevan dengan keheranan Anda mengapa mahasiswa kedokteran gigi harus menghabiskan banyak waktu hanya untuk belajar tentang gigi.
Gigi Anda yang cuma seupil itu berhubungan dengan jantung Anda, dengan otak Anda yang encer itu, bahkan dengan ujung kaki Anda. Penyakit diabetes (salah satunya) dapat membuat gusi Anda mudah berdarah dan kondisi gusi berdarah yang tidak kunjung diatasi dapat membuat kadar gula darah Anda semakin tidak terkontrol.
Bila diibaratkan sebuah tubuh, permasalahan gusi mudah berdarah dan gigi cepat tanggal yang tengah Anda keluhkan (misalnya loh) saat ini bisa jadi merupakan manifestasi dari diabetes mellitus yang Anda derita selama ini. Bukan karena kebetulan Anda kemarin mengkonsumsi makanan yang keras, bukan. Tentu saja Anda bertanya-tanya, bagaimana mungkin penyakit gula seperti itu membuat gigi Anda cepat tanggal sehingga Anda harus mengunjungi dokter gigi untuk dibuatkan gigi tiruan? Tidak masuk akal, begitu Anda pikir.
Faktanya, sebuah gigi bukan hanya seupil benda yang nongol di rongga mulut Anda yang fungsinya sebatas untuk mengunyah--bisa jadi ini relevan dengan keheranan Anda mengapa mahasiswa kedokteran gigi harus menghabiskan banyak waktu hanya untuk belajar tentang gigi.
Gigi Anda yang cuma seupil itu berhubungan dengan jantung Anda, dengan otak Anda yang encer itu, bahkan dengan ujung kaki Anda. Penyakit diabetes (salah satunya) dapat membuat gusi Anda mudah berdarah dan kondisi gusi berdarah yang tidak kunjung diatasi dapat membuat kadar gula darah Anda semakin tidak terkontrol.
Apa yang Anda lakukan pada saya saat ini dipengaruhi oleh
kondisi lingkungan sekitar. Saya tidak boleh sembarangan menghakimi Anda
berdasar apa yang saya dengar, karena bisa jadi kelakuan Anda merupakan
manifestasi dari reaksi Anda terhadap perlakuan saya pada Anda seminggu atau
bahkan dua tahun yang lalu. Saya tidak boleh sembarangan mendiagnosis Anda
sebagai orang yang kampret, menyebalkan, sombong, ataupun egois.
Begitu
juga dengan Anda.
Comments
Post a Comment