recovery 1.0

Akan selalu ada saat dimana kita mempertanyakan diri sendiri: siapa sebenarnya kita?

Kadang ketika saat itu tiba, kita merasa kosong namun berat. Kita merasa sedang berada di titik terendah dalam kehidupan kita. Bukan, kita bukan sedang menghadapi masalah ekonomi ---katakanlah krisis keuangan atau apa. Kita sedang menghadapi krisis kepribadian.

Kita tidak puas dengan apa yang kita raih saat ini, kita tidak puas dengan pandangan orang lain tentang diri kita, dan kita bahkan sudah tidak bisa lagi mengenali diri sendiri. Dan saat itu pula kita mempertanyakan siapa sebenarnya diri kita dan sebenarnya kita ingin menjadi sosok seperti apa.

Dan saat itu kita juga bertanya-tanya, mengapa pendapat orang lain tentang diri kita jauh berbeda dengan sosok diri kita yang (kita pikir) kita kenal selama ini? Apa yang salah dengan kita? Dan sebenarnya, apakah itu hal yang salah?

Kadang ketika saat itu tiba, kita masih bisa mengangkat dagu tinggi-tinggi sambil berkata, 'tidak ada yang salah dengan diriku'. Kadang kita terlalu sombong untuk mendengarkan pendapat orang lain dan mengakui bahwa setitik perubahan telah terjadi pada diri kita. Kadang kita terlalu sombong untuk sekadar menyadari bahwa ada sesuatu yang salah pada sosok yang kita kira kita kenali dengan baik.

Tapi kadang kita justru menjadi terlalu sensitif. Kadang kita justru terlalu memikirkan pendapat orang lain. Kita lupa kita memiliki hati kecil yang juga ingin didengar. Kita lupa bahwa kitalah yang 'berkuasa' atas diri kita karena kita sendiri lah yang menjalani hidup kita masing-masing. Dan ketika saat itu tiba, tidakkah kita merasa menyedihkan? Betapa kita terobsesi untuk menyenangkan semua orang dan sibuk bertanya-tanya 'apa pendapat mereka tentang aku' dan semua hal yang membuat kita lelah berpikir.

Pada akhirnya, bila kita mulai mempertanyakan perbedaan antara pendapat orang lain tentang diri kita dan pendapat diri kita sendiri, antara 'sejak kapan gue peduli omongan orang?' dan 'jangan-jangan memang ada yang salah dengan diri gue', mana yang akan kita berikan sebagai respon?

Semoga kita selalu diberi petunjuk oleh Yang Maha Kuasa untuk memilih mana yang sebaiknya kita teriakkan.

Comments

Popular posts from this blog

To Fight and Strive Together

Just some Random Thoughts