What a Joke

Bukan salah embun yang terjatuh
hingga kesenangan hari terhancurkan nyata-nyata
Bukan salah setitik debu melekat dekat
hingga protes terdengar memeluk daun telinga kuat-kuat.

Apalah kuasa sebiji tanah, digenggam tangan pada lengan pemberontak sejati
toh medan magnet juga tak mau mendekapnya erat-erat
buncahan energi asing daripada genggaman
yang di luar, yang di dalam
sedikit-sedikit dia jatuh, sedikit-sedikit
gampang sekali semua tertawa.

Entah lah setitik duka di bawah kaki merundung nyawa
seperempat habis tak tertahankan
kuasa apa kuasa angkara
sudah kecil masih ditekan
tak sempat lagi bermuram durja, nafas habis ditelan maut tertawa.

Bukankah hebat segelintir dosa dalam tusukan tombak pemecah ikatan
di antara lontaran kekuatan dari raga terpelintir
jika saja kesadaran datang merusak keinginan durjana
daun pilu melayang terbang menguar bebas
terbersit kekalahan dalam setiap inci kenikmatan
lama-lama habis lama-lama
mudah sekali semua tertawa.


Bukan salah kami, bukan salah kami.
Hanya kami ini pengecut dunia.

Comments

Popular posts from this blog

To Fight and Strive Together

Just some Random Thoughts