Tentang Angka 7

Saya adalah seorang penggemar berat novel fiksi tentang dunia sihir yang dikarang oleh JK Rowling. Ya, benar, Harry Potter yang itu. Kalau Anda sudah kehabisan topik untuk ngobrol dengan saya, coba saja buat diskusi tentang kisah si bocah tanggung berkacamata dan berbekas-luka-bentuk-petir itu. Bisa dipastikan Anda akan mencium aroma antusiasme menguar di udara...yah kecuali bila saya sedang tidak mood. Atau sedang malas bicara sama Anda. Atau karena faktor-faktor lain yang bisa saja muncul. Hehe.

Bicara tentang Harry Potter dan kaitannya dengan judul di atas, saya ingat bahwa angka 7 merupakan angka yang dianggap spesial dan penuh magis oleh JK Rowling. Anda mungkin sudah mengetahui karena juga merupakan fans berat Harry Potter, atau mungkin pernah membaca di sini dan di situ, tapi yah, saya asumsikan saja Anda belum tau.
Selain jumlah bukunya yang ada 7 seri, dalam dunia sihir itu sendiri terdapat permainan sepak bola udara bernama Quidditch yang dimainkan oleh 7 orang. Selain itu, jumlah horcrux yang diciptakan oleh sang tokoh antagonis dengan cara menyeramkan (JK Rowling mendeskripsikan dengan cara sedemikian rupa sampai para pembacanya ikut membayangkan kegilaan siapapun yang cukup gila --atau putus asa, atau dua-duanya-- untuk melakukan sihir hitam macam itu) juga berjumlah 7 buah. Kawan si tokoh utama, yakni Ron Wesley, pun merupakan anak ke-6 dari 7 bersaudara.

Dan masih banyak lagi.

Poinnya adalah, saya begitu kagum dengan cara JK Rowling menyusun alur cerita dengan angka 7 bertebaran di mana-mana tanpa kemudian terkesan memaksakan. Tidak, saya tidak akan menanyakan "mengapa dia begitu menspesialkan angka 7?" karena pertanyaan macam itu hanya akan berujung pada asumsi hipotetikal semata yang tidak bisa dipastikan kebenarannya tanpa mengkonfirmasi secara langsung kepada JK Rowling, dan jujur saja saya tidak segitu mengkultuskannya sampai penasaran dengan hal remeh seperti itu.

Berhubung sudah hampir deadline, saya rasa tulisan ini saya akhiri dulu.
Terima kasih Ara dan Ibn yang sudah mengajak saya ikut challenge ini.
Nantikan tulisan-tulisan saya selama 30 hari ke depan (semoga saya tidak lupa hehe).

Salam,
Nada.

Comments

Popular posts from this blog

To Fight and Strive Together

Just some Random Thoughts