A Friend in Need is A Friend in Deed
From sociological approach, it is stated that men are social animal, for one cannot live without the others.
But I solemnly think that we are basically pure selfish.
Even that phrase ("for one cannot live without the others") only proves that we undoubtedly are.
Look, why do we make friends exactly?
Because the more you think, the more unbearable it becomes: we make friends because we are selfish.
Well, maksud saya begini.
Kita menjalin hubungan pertemanan karena kita butuh.
Kita butuh untuk punya teman, karena kita tidak mampu hidup sendiri.
See?
Kita ini bukan makhluk sosial.
Kita ini makhluk egois.
Buktinya, berhubung kita tidak bisa hidup sendiri, maka kita mencari ally.
Berhubung kita merasa tidak mampu menghadapi masalah sendirian tanpa kemudian stress maka kita berteman.
Berhubung kita tidak mampu menahan rasa kesepian, maka kita mencari teman.
Berhubung kita merasa tidak mampu menghadapi masalah sendirian tanpa kemudian stress maka kita berteman.
Berhubung kita tidak mampu menahan rasa kesepian, maka kita mencari teman.
Bukankah begitu?
Tapi yah, everybody does that so... I guess that's not wrong at all.
The point I've been trying to make is that everybody is basically a friend in need for somebody else.
Tidak ada yang salah dengan menjadi "konco pas butuh", karena basically kita ini menjalin pertemanan pun karena kita sedang butuh.
Entah butuh koneksi, butuh perlindungan, maupun butuh perhatian.
Comments
Post a Comment